Perusahaan penjinak "bom" kredit macet di China kini menghadapi krisis serupa, menimbulkan kekhawatiran akan besarnya kredit bermasalah yang tersembunyi.

Bank Syariah Indonesia (BSI) berencana mengembangkan produk ETF emas dan simpanan emas.

Masih ada 1.800 ton emas yang masih bersemayam di bawah bantal masyarakat Indonesia.